Minggu, 20 Maret 2011

revisi UKM Pramuka UIN SUNAN KALIJAGA YOGJAKARTA

UKM PRAMUKA UIN SUNAN KALIJAGA YOGJAKARTA

            Nara sumber      : Dedi Gunawan (ketua pramuka,smester 6, fakultas SAINTEK)


Sejarah Singkat

Berdirinya Gugusdepan Pramuka di IAIN Sunan Kalijaga (sekarang UIN Sunan Kalijaga) berdasarkan Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 138 tahun 1961. Pada tahap perintisan telah dilakukan beberapa persiapan, di antaranya oleh Bapak Kolonel Bakri Syahid selaku rektor dan sekaligus menjabat Kamabigus yang telah mengundang beberapa aktifis Pramuka sebanyak 10 orang untuk diajak mendirikan sebuah Gugusdepan yang berpangkalan di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Hal ini disambut baik oleh Kwartir Cabang Kota Yogyakarta dan kemudian diundang ke kampus IAIN Sunan Kalijaga untuk membicarakan pelantikan pengurus Gugusdepan Pramuka di IAIN Sunan Kalijaga. Dihadiri pula oleh beberapa mahasiswa yang aktif dalam kepramukaan dan beberapa siswa PGAL pada saat itu. Sedangkan yang melantik adalah Letkol Soedjono Ag selaku Ka Kwarcab, yang sekaligus sebagai Kepala Daerah Tingkat II Kota Yogyakarta. Dari sinilah akhirnya berdiri Gugusdepan yang berpangkalan di IAIN Sunan Kalijaga yang kemudian resmi ditetapkan pada tanggal 17 Juli 1973 dan merupakan Gugusdepan Perguruan Tinggi pertama di Yogyakarta. Pada waktu itu diketuai oleh Kak Bijuri Binhas dan sekretarisnya adalah Kak Sarifah Aziz.

Profil

Gerakan Pramuka UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang terdapat di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan juga merupakan organisasi intra kampus yang terlepas dari unsur pollitik. Selain itu Gerakan Pramuka di Perguruan Tinggi juga mempunyai keunggulan yang lebih, sebab di dalamnya para anggota dituntut mampu mengamalkan Tri Bina Gerakan Pramuka, yaitu Bina Diri, Bina Satuan dan Bina Masyarakat sehingga pengembangan nalar, intelektual, dan pengabdian terhadap masyarakat dapat seimbang.
Gerakan Pramuka UIN Sunan Kalijaga mempunyai nama racana yaitu Racana Sunan Kalijaga untuk racana putra dengan nomor gugusdepan 1501 dan Racana Nyi Ageng Serang untuk racana putri dengan nomor gugusdepan 1502.
Racana Sunan Kalijaga – Racana Nyi Ageng Serang Pangkalan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta saat ini telah berusia 37 tahun, usia yang menunjukkan kemapanan dalam berbagai hal dan dapat diperhitungkan keberadaannya. Sehingga bukan suatu hal yang mustahil jika berbagai prestasi berhasil diboyong mulai tingkat regional hingga nasional.

Unit Kerja Mahasiswa ini terletak di lantai 1 Student Center, biasanya banyak anggota pramuka berkumpul di dalam sebuah ruang yang memang khusus untuk kegiatan pramuka tersebut, ruangnya tidak terlalu besar namun penggunaannya disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada. Di dalam ruang UKM Pramuka banyak terdapat foto-foto kegiatan yang pernah dilakukan oleh para anggota Pramuka seperti perkemahan, jambore, dan lain sebagainya.selain itu banyak juga trofi-trofi yang dipajang sebagai lambang prestasi yang telah mereka capai selama ini, dan lain sebagainya.

Berdasarkan hasil penelitian saya, UKM ini menurut saya bersih, tidak begitu sepi, namun penataannya kurang teratur, jadinya terlihat ruangan tersebut kurang rapi, apalagi mengenai penataan kertas-kertasnya yang kurang tertatayang bergelantungan di dalam ruangan, namun jika ada informasi UKM ini lebih jelas, karena setiap ada surat yang masuk baik itu untuk ketua, anggota, dan lain sebagainya, maka dapat diletakkan ditempat yang telah disediakan di dalam ruangan tersebut berdasarkan susunan struktur organisasi kepramukaannya. 

Racana Sunan Kalijaga Racana Nyi Ageng Serang Gugus Depan Yogyakarta 1501-1502 pangkalan IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berdiri tanggal 17 Juli 1973 atas inisiatif dari rektor ketika itu. Sebagai organisasi kepanduan, orientasi kegiatan dilaksanakan tak lepas dari konsep Tri Bina Gerakan Pramuka, yaitu Bina Diri, Bina Satuan, Bina Masyarakat.

 Kegiatan Bina Diri meliputi :
1.   Pelatihan-pelatihan, di antaranya Latihan Kepemimpinan dan Pengelolaan Racana (LKPR), Gladian Kepemimpinan (DIANPIN), Gladian Keinstrukturan (DIANTUR), Kursus Mahir Dasar (KMD), Kursus Mahir Lanjutan (KML)
2.   Pengembangan dan Kajian, diantaranya Pengembangan Usaha Dana, kegiatan alam bebas, serta pengembangan keahlian dan kemampuan seperti Mounteneering, IMPK (Ilmu Medan dan Peta Kompas), Bivak dan Survival; Komunikasi Lapangan (KOMLAP) dan PPPK.

Kegiatan Bina Satuan, meliputi pelatihan bagi para anggota dalam mengaplikasikan potensi dan bakat yang dimiliki. Adapun Bina Satuan Binaan UKM Pramuka diantaranya adalah :
1.   Siaga (SD Warungboto Umbulharjo)
2.  Penggalang (MTsN Mu’allimat Muhammadiyah, MTsN Lab. Fak. Tarbiyah IAIN Sunan Kalijag Jogjakarta, SLTPN 13 Jogjakarta)
3.  Penegak (SMU Colombo, MA Mu’allimat Muhammadiyah, MAN II Jogjakarta, MAN III Jogjakarta)

Kegiatan Bina Masyarakat, meliputi upaya melatih diri berbakti serta manunggal dengan masyarakat umumnya. Desa binaan UKM Pramuka antara lain adalah :
1.      Dusun Glagah Wero, desa Wukirsari, Cangkringan, Jogjakarta
2.      Desa Babadan Mantren Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, Jogjakarta
3.      Desa Cebongan Kidul, Mlati, Sleman Jogjakarta

Adapun untuk  kegiatan indoor yang ada dalam UKM Pramuka ini adalah sebagai berikut:  
    • DIKCAR  (pendidikan calon anggota racana). DIKCAR ini terdiri dari 2 tahap yaitu   di ruangan dan di lapangan, DIKCAR bIasanya dilakukan 1 tahun sekali. Pelaksanaannya dilakukan pada semester gasal atau ganjil
    • GIANTUR (Gradian instruktur) tujuannya adalah mengkader para instruktur yang ada di RACANA 
    •   UPACARA ADAT . contoh: adat Ulang Tahun anggota,  hari lahir RACANA,adat buka kegiatan, dan lain-l
  • Kegiatan kecil-kecilan :
·         Bakti Sanggar yaitu kegiatan bersih-bersih sanggar(kerja bakti) yang dilakukan satu bulan sekali
·         Checking barang yaitu pengecekan barang-barang untuk mengetahui inventaris yang diakukan biasanya 1 tahun sekali
  • 5.       Kedai pramuka yaitu menjual atribut-atribut pramuka, misalnya makan-makanan ringan tapi objeknya hanya anggota RACANA sendiri (tidak untuk umum)
  • 6.       Rapat pleno yang terdiri dari 2 macam:
·         Rapat pleno pengurus yang hanya dihadiri oeh pengurus saja (1 tahun 2 kali)
·         Rapat pleno anggota yang dihadiri oleh pengurus dan anggota (1 tahun 1 kali)
  • Agenda rapat pleno :
·         Mengevaluasi kinerjadan program kerja yang telah terlaksana
·         Menentukan langkah-angkah ke depan, apa yang harus dilakukan atau hal-hal yang belum terencana
  • 7.       Pembuatan buletin bulanan yang dibuat oleh tim redaksi buletin yang membahas tentang masalah actual atau masalah-masalah terkini yang objek dari buletin ini adaah UKM para sahabat, biasanya terbit 1 bulan sekali.

Sedangkan untuk kegiatan outdoor pada UKM ini adalah sebagai berikut:
·           Kursus Mahir Dasar tujuannya  untuk mengkader pembina-pembina PRAMUKA
·         Kursus Mahir Lanjutan yaitu hampir sama dengan kursus might dasar, hanaya pada kursus might lanjutan ini lebih konsentrasi ke pembina, siaga,penegak, dl
·         Kursus pelatih dasar yang bertujuan untuk mengkader seorang pelatiih atau instruktur
·         Kursus latih lanjutan yang merupakan lanjutan dari kursus pelatih dasar namun pada kursus latih lanjutan ini lebih mendalam
·         PW (Perkemahan Wirakarya)
Di indonesia ada 2 PW (Perkemahan Wirakarya):
·         PW (Perkemahan Wirakarya) Nasional yang diselenggarakan oleh menteri pendidikan dan olahraga, biasanya dilaksanakan 2 tahun seklai tapi selang seling.
·         PW (Perkemahan Wirakarya) PTAI (Perguruan tinggi agama islam) yang biasaya diselenggarakan oleh DEPAG (Departemen Agama), biasanya juga dilakukan 2 tahun sekali dan selang seling juga. Namun terkadang terjadi 2 PW (Perkemahan Wirakarya) apabila terjadi kesalahan dalam administrasi.
·         LAGAP (Latihan Gabungan) yang diselenggarakan oleh Gugus Depan yang terdiri dari:
-          Sekeluarga
-          Seprovinsi
-          Sekabupaten
-          Sekecamatan
 Sistem Perekrutan
                Sistem perekrutan anggota RACANA  yaitu melalui DIKCAR (Pendidikan Calon Anggota) yang sistemnya terdiri dari:
§  Pendaftaran
Untuk tempat pendaftaran calon anggota RACANA biasanya di buka Stand Pramuka sebagai tempat untuk mendapatkan informasi atau untuk registari sebagai calon anggota RACANA.

§  Technika Meeting (TM)
Tekhnikal meeting biasanya diselenggarakan sehari sebelum pemberangkatan DIKCAR , yang biasanya berisi mengenai hal-hal yang berkenaan dengan pelaksanaan DIKCAR yang akan dilaksanakan, seperti, perlengkapan yang perlu dipersiapkan, waktu pemberangkatan, tempat, dan lain sebagainya


§  Pendidkan Calon Anggota (DIKCAR) Ruangan, yang mana pada DIKCAR ruangan ini akan diberikan pengetahuan-pengetahuan dasar yang mencakup semua hal , mulai dari siaga sampai ke penegak, baik teori maupun praktek

§  Penugasan yaitu setiap calon anggota ditugaskan untuk membuat sebuah  makalah tentang Kepramukaan misalnya tentang Revitalisasi Gerakan PRAMUKA, yang kemudian akan dipersentasikan 

§  Pendidikan Calon Anggota (DIKCAR) Lapangan yang meruapan implementasi dari materi-materi yang telah disampaikan atau dengan kata lain praktek langsung, dan pelatihan ini juga akan diajarkan bagaimana penggunaan kompas, bantuan gawat darurat, survey people, dll. Dimana setelah mendapatkan materi langsung kemudian praktek ke lapangannya langsung

§  Pelantikan yang dilakukan berdasarkan buku adat RACANA (Ambalan)
Mengenai kepanitiaan itu terdiri dari 2 yaitu:
1.       Panitia sanggar kerja yang bertugas sebagai fasilitator atau sarana kegiatan misalnya tempat, sound sistem, background, alat, dan sebagainya.
2.       Tim instruktur yang bertugas sebagai pengelola kegiatan (melakukan penilaian, mencari materi dan menentukan pelulusan).
Adapaun untuk urutan RACANA adalahsebagai berikut:
·         Calon tamu RACANA
·         Tamu RACANA
·         Calon Pandega (anggota)
·         Pandega
·         Purnabakti (keluar dari anggota)

Syarat  menjadi pengurus RACANA:
·         Mengikuti DIKCAR ruangan (12 materi selama 3 hari) dengan minimal 75% mengikuti materi
·         Jadi sangga kerja / panitia
Syarat menjadi Pandega:
·         Sudah menjadi calon pandega
·         Mendaftar tim TKU pandega
·         Meakukan uji SKU
·         Membuat makalah dengan metode teaah SK (Surat Keputusan) kwartir Nasional        ( tidak harus urut)

STRUKTUR ORGANISASI RACANA:
  -  Majelis Pembimbing terdiri dari : KAMABIGUS (REKTOR), KAMABIHAR(PR3), dan 2 PD3
-          Dewan RACCANA terdiri dari : KTUA, PA, WAKA,BENDAHARA, SEKRETARIS
-          RACANA putra dan putri itu terpisah, RACANA Putra (RACANA UIN SUNAN KALIJAGA),       RACANA Putri (NYAI AGENG SERANG)
-          Tugas PSDA yaitu menambah sumber daya anggota atau manusia dan meningkatkan kemampuan anggota diuar kepramukaan misalnya olahraga, seni, karya, dll
 Tugas TEKTRAM adalah menambah skill dan pengetahuan tentang kepramukaan
-          Tugas UDRT ialah  Usaha Dana yaitu untuk mengusahakan dana,kedai, atribut sedangkan untuk  Rumah Tangga yaitu menginventariskan semua kekayaan RACANA
-          Tugas PM yaitu mengadakan suatu kegiatan sebagai pengabdian masyarakat mislanya bazar di desa, dan idu adha (korban)
-          Diakhir kepengurusan itu biasanya diadakan MUSPAN (Musaywarah Pandega) yang agendanya terdiri dari: pembahasan GBHR (Garis Besar Haluan RACANA), pertanggung jawaban pengurus, dan pemilihan ketua.
-          Pada MUSPAN itu terdapat tim Formatur yang terdiri dari:  ketua baru (putra dan putri), ketua lama (putra dan putri),dan anggota. Tujuan di bentuknya tim formatur adalah untuk mencari orang yang tepat untuk menjadi pengurus, biasanya itu dipilih anggota ynag aktif dan mempunyai dedigasi yang tinggi, dan sebeum dipilih biasanya juga ditanyakan terlebih dahulu tentang kesediaannya untuk menjadi pengurus daamartian lain, tidak ada unsur paksaan. Setelah itu kemudian baru dilakukan pelantikan.
-          Model pelatihan :
§  Siaga  model pelatihannya perindukan
§  Penggalang model pelatihan pasukan
§  Penegak model pelatihan Ambalan
§  Pandega model pelatihan RACANA ( tingkat terakhir) yang biasanya pengulangan (materi dan praktek)
§  Pembina pendamping biasanya pelatihannya itu mengenai microteaching yaitu mengenai cara-cara mengajar ke sekolah-sekolah.

Prestasi yang di capai :
Prestasi-prestasi yang pernah diraih oleh Racana Sunan Kalijaga – Racana Nyi Ageng Serang beberapa tahun terakhir, antara lain :
  1. Juara Umum Perkemahan Pramuka Pandega se-DIY dalam rangka HUT XIV Racana Jenderal Soedirman – Racana Cut Nyak Dien, pangkalan UPN Veteran tahun 2004 (Trophy Rektor UPN Veteran)
  2. Juara II Tunggal Putra dalam Kejuaraan Tenis Meja yang diselenggarakan Racana KH. Ahmad Dahlan – Racana Nyi Ahmad Dahlan, pangkalan UAD Yogyakarta tahun 2004
  3. Juara I Lomba Teknologi Tepat Guna Perkemahan Wirakarya VIII Perguruan Tinggi Agama Islam se-Indonesia di Padang, Sumatera Barat tahun 2006 (Trophy Ka Kawrnas)
  4. Juara III Lomba Sketsa Perjuangan Rakyat Jambi dalam rangkaian kegiatan Temu Karya Pramuka Penegak Pandega (TKTD) se-Sumatera dan Jawa di IAIN STS Jambi tahun 2008 (Trophy Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi)
  5. Terbaik II Lomba MTQ Tafsir Bahasa Arab Perkemahan Wirakarya Nasional IX PTAI se-Indonesia di IAIN STS Jambi tahun 2009.
  6. Sangga Putra Terbaik Pandega pada kegiatan Pengembaraan Desember Tradisional jalur Tentara Pelajar di Yogyakarta pada tahun 2009
Selain berhasil meraih beberapa prestasi yang telah disebutkan di atas, Racana Sunan Kalijaga – Racana Nyi Ageng Serang juga berhasil mencetak pembina-pembina yang profesional dan handal. Hal ini juga sesuai dengan salah satu  Tri Bina Gerakan Pramuka yaitu Bina Satuan. Satuan-satuan yang dibina oleh Racana Sunan Kalijaga – Racana Nyi Ageng Serang antara lain:
Satuan tingkat Siaga:
  1. SDIT Salsabila
  2. SD Angkasapura
Satuan tingkat Penggalang:
  1. MTs Negeri Ngemplak
  2. MTs Negeri Maguwoharjo
  3. SMPIT Darrul Hikmah
Satuan tingkat Penegak:
  1. SMA Kolombo
  2. SMA Darrul Hikmah
  3. SMA UII
Melihat dari prestasi yang telah dicapai oleh UKM Pramuka ini, kita dapat menyimpulkan bahwa UKM ini mengandung gejala manajemen berupa keilmuan, aktivitas, dan seni. Dan diantara tiga gejala tersebut gejala yang paling dominan adalah gejala aktivitas, karena dalam UKM Pramuka lebih menitik beratkan pengalaman-pengalaman dalam suatu kegiatan, walaupun demikian gejala ilmu juga diajarkan yang mencakup pengetahuan-pengetahuan tentang alam dan teori-teori di lapangan, dan tidak lupa juga mengandung gejala seni, yang berupa seni sastra, suara dan seni lainnya. Sehingga dapat dikatakann bahwa UKM ini terdapat manajemen  yang terdiri dari kaidah-kaidah, prinsip-prinsip dan konsep-konsep yang berupa simbol-simbol.

       ANALISIS PRINSIP MANAJEMEN UNIT PENGHUNI STUDENT CENTER

A.    A.  PLANNING
Perencanaan dalam UKM PRAMUKA biasanya asa rapat rutin yang dilaksanakan berdasarkan situasi dan kondisi, namun minimalnya itu 1 minggu sekali, sedangkan untuk rapat pengurus itu tidak terjadwal waktunya, tapi yang pasti dilaksanakan (sebulan 2 kali), dan untuk workshop atau study banding itu jarang, tetapi sering menerima para pendatang studi banding. Dan untuk PRARAKER itu biasanya tidak sidang, cukup bertemu, berkumpul, dan membahas PROKER yang akan dibahas atau direncanakan kedepannya, biasanya PRARAKER hanya dihadiri oleh pengurus saja. Sedangkan untuk RAKER itu dihadiri oleh pengurus dan bersama anggota, hal-hal yang dibahas dalam RAKER biasanya meliputi: program kerja dan kebijakan-kebijakan. PROKER, PLENO.

B.     B.  ORGANIZING
Pengorganisasian di UKM Pramuka yaitu khusus untuk surat keputusan itu yang berhak hanya pembina dan kamabigus, sedangkan untuk memo, notula dan koordinasi itu biasanya para pengurus dan anggota, sedangkan mengenai strukturnya secara kebutuhan itu sudah kompleks dan sudah memenuhi kebutuhan kerja.

C.     C.  ACTUATING
Kegiatan- kegiatan yang direncanakan oleh UKM Pramuka sudah banyak yang terlaksana sesuai dengan pembagian bidangnya masing-masing, mislnaya PSDA itu setiap tahunnya mampu menambah sumber daya anggota dan mampu meningkatkan kemampuan anggotanya diluar kepramukaan, terbukti dengan di menangkannya lomba tahfidz al-Quran, lomba sketsa, dan sebgainya. begitupun pula dengan bidang-bidang lainnya seperti TEKPRAM, PM,UDRT, kegiatannya juga sudah banyak yang terlaksana.

D.     D.  CONTROLLING
Untuk mengontrol kinerja di pramuka dibentuk sebuah tim yang bernama tim LITEP yang berfungsi untuk mengontrol kinerja pengurus kepramukaan. Dengan adanya tim ini maka kinerja di kepramukaan itu dapat terkendali atau tidak. Dan untuk mengontrol kinerja di pramuka juga biasanya dilaksanakan RAT (Rapat Akhir Tahun) sehingga dari situ akan terlihat bagaimana hasil kinerja kepramukaan itu selama satu tahun terakhir. Adapun tujuan atau arah kebijakan GBHR (Garis Besar Haluan Racana) yang terdapat pada RAT adalah untuk kaderisasi pembina pramuka dengan keterampilan, menyelenggarakan kepramukaan di gugus depan, mengamalkan TRI BINA gerakan pramuka dan TRIDARMA perguruan Tinggi.
Adapun pengendalian laporan panitia kegiatan ke universitas itu perkegiatan, dan rekap pada akhir kepengurusan. Sedangkan untuk sisitem pertanggung jawaban itu yaitu ketua yang bertanggung jawab terhadap sangga kerja dan koordinasai, sedangkan dewan itu tanggung jawab pembina.

·         Kesan mas Dedi Gunawan (ketua Pramuka): “ yang pasti pramuka tidak menghambat study dan lebih bisa mendewasakan diri dengan kegiatan di alam”


·         Harapan:
-          Komitmen anggota
-          Loyalitas anggota
-          Solidaritas
-          Yang terpenting rasa kebersamaan

Jika kita memperidiksi dari hasil analisis mengenai prinsip manajemen diatas dapat kita simpulkan, bahwa UKM ini kedepannya  bisa lebih maju dan berkembang lagi, jika dalam perencanaannya lebih jelas lagi dan rapat rutinnya itu lebih sering dilakukan dan sudah terjadwal, kapan dan dimana pelaksanannya , minimal seminggu sekali, supaya para anggota bisa mengetahui sampai dimana perencanaan dan tujuan yang akan dicapai kedepannya nanti dan juga untuk memupuk rasa kebersamaan antar anggota pramuka. Sehingga dengan dilaksanakannya itu maka dapat meningkatkan kerja sama antar anggota untuk memajukan UKM Pramuka ini, baik itu mulai dari perencanaan, organizing, actuating, hingga controlling. Sehingga bagi mereka yang anggota baru, bisa mengerti dan memahami mengenai masalah-masalah yang terjadi di UKM Pramuka tersebut dan ikut berpartisipasi dalam menyelesaikannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar