UKM PRAMUKA UIN SUNAN KALIJAGA YOGJAKARTA
Nara
sumber : Dedi Gunawan (ketua
pramuka,smester 6, fakultas SAINTEK)
Sejarah Singkat
Berdirinya Gugusdepan Pramuka di IAIN Sunan Kalijaga (sekarang UIN Sunan
Kalijaga) berdasarkan Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 138
tahun 1961. Pada tahap perintisan telah dilakukan beberapa persiapan, di
antaranya oleh Bapak Kolonel Bakri Syahid selaku rektor dan sekaligus menjabat
Kamabigus yang telah mengundang beberapa aktifis Pramuka sebanyak 10 orang
untuk diajak mendirikan sebuah Gugusdepan yang berpangkalan di IAIN Sunan
Kalijaga Yogyakarta. Hal ini disambut baik oleh Kwartir Cabang Kota Yogyakarta
dan kemudian diundang ke kampus IAIN Sunan Kalijaga untuk membicarakan
pelantikan pengurus Gugusdepan Pramuka di IAIN Sunan Kalijaga. Dihadiri pula
oleh beberapa mahasiswa yang aktif dalam kepramukaan dan beberapa siswa PGAL
pada saat itu. Sedangkan yang melantik adalah Letkol Soedjono Ag selaku Ka
Kwarcab, yang sekaligus sebagai Kepala Daerah Tingkat II Kota Yogyakarta. Dari
sinilah akhirnya berdiri Gugusdepan yang berpangkalan di IAIN Sunan Kalijaga
yang kemudian resmi ditetapkan pada tanggal 17 Juli 1973 dan merupakan
Gugusdepan Perguruan Tinggi pertama di Yogyakarta. Pada waktu itu diketuai oleh
Kak Bijuri Binhas dan sekretarisnya adalah Kak Sarifah Aziz.
Profil
Gerakan Pramuka UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta merupakan salah satu Unit
Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang terdapat di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan
juga merupakan organisasi intra kampus yang terlepas dari unsur pollitik.
Selain itu Gerakan Pramuka di Perguruan Tinggi juga mempunyai keunggulan yang
lebih, sebab di dalamnya para anggota dituntut mampu mengamalkan Tri Bina
Gerakan Pramuka, yaitu Bina Diri, Bina Satuan dan Bina Masyarakat sehingga
pengembangan nalar, intelektual, dan pengabdian terhadap masyarakat dapat
seimbang.
Gerakan Pramuka UIN Sunan
Kalijaga mempunyai nama racana yaitu Racana Sunan Kalijaga untuk racana putra
dengan nomor gugusdepan 1501 dan Racana Nyi Ageng Serang untuk racana putri
dengan nomor gugusdepan 1502.
Racana Sunan Kalijaga – Racana
Nyi Ageng Serang Pangkalan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta saat ini telah berusia
37 tahun, usia yang menunjukkan kemapanan dalam berbagai hal dan dapat
diperhitungkan keberadaannya. Sehingga bukan suatu hal yang mustahil jika
berbagai prestasi berhasil diboyong mulai tingkat regional hingga nasional.
Unit Kerja Mahasiswa ini terletak di lantai 1 Student Center, biasanya
banyak anggota pramuka berkumpul di dalam sebuah ruang yang memang khusus untuk
kegiatan pramuka tersebut, ruangnya tidak terlalu besar namun penggunaannya
disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada. Di dalam ruang UKM Pramuka
banyak terdapat foto-foto kegiatan yang pernah dilakukan oleh para anggota
Pramuka seperti perkemahan, jambore, dan lain sebagainya.selain itu banyak juga
trofi-trofi yang dipajang sebagai lambang prestasi yang telah mereka capai
selama ini, dan lain sebagainya.
Berdasarkan hasil penelitian saya, UKM ini menurut saya bersih, tidak
begitu sepi, namun penataannya kurang teratur, jadinya terlihat ruangan
tersebut kurang rapi, apalagi mengenai penataan kertas-kertasnya yang kurang
tertatayang bergelantungan di dalam ruangan, namun jika ada informasi UKM ini
lebih jelas, karena setiap ada surat yang masuk baik itu untuk ketua, anggota,
dan lain sebagainya, maka dapat diletakkan ditempat yang telah disediakan di
dalam ruangan tersebut berdasarkan susunan struktur organisasi kepramukaannya.
Racana Sunan Kalijaga Racana Nyi Ageng Serang Gugus Depan Yogyakarta 1501-1502 pangkalan IAIN
Sunan Kalijaga Yogyakarta berdiri tanggal 17 Juli 1973 atas inisiatif dari
rektor ketika itu. Sebagai organisasi kepanduan, orientasi kegiatan
dilaksanakan tak lepas dari konsep Tri Bina Gerakan Pramuka, yaitu Bina Diri,
Bina Satuan, Bina Masyarakat.
Kegiatan
Bina Diri meliputi :
1. Pelatihan-pelatihan,
di antaranya Latihan Kepemimpinan dan Pengelolaan Racana (LKPR), Gladian
Kepemimpinan (DIANPIN), Gladian Keinstrukturan (DIANTUR), Kursus Mahir Dasar
(KMD), Kursus Mahir Lanjutan (KML)
2. Pengembangan dan
Kajian, diantaranya Pengembangan Usaha Dana, kegiatan alam bebas, serta
pengembangan keahlian dan kemampuan seperti Mounteneering, IMPK (Ilmu Medan dan
Peta Kompas), Bivak dan Survival; Komunikasi Lapangan (KOMLAP) dan PPPK.
Kegiatan Bina Satuan, meliputi pelatihan bagi para anggota dalam mengaplikasikan potensi dan
bakat yang dimiliki. Adapun Bina Satuan Binaan UKM Pramuka diantaranya adalah :
1. Siaga (SD Warungboto
Umbulharjo)
2. Penggalang (MTsN Mu’allimat
Muhammadiyah, MTsN Lab. Fak. Tarbiyah IAIN Sunan Kalijag Jogjakarta, SLTPN 13
Jogjakarta)
3. Penegak (SMU Colombo,
MA Mu’allimat Muhammadiyah, MAN II Jogjakarta, MAN III Jogjakarta)
Kegiatan Bina Masyarakat, meliputi upaya melatih diri berbakti serta manunggal dengan masyarakat
umumnya. Desa binaan UKM Pramuka antara lain adalah :
1. Dusun
Glagah Wero, desa Wukirsari, Cangkringan, Jogjakarta
2.
Desa Babadan Mantren
Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, Jogjakarta
3. Desa
Cebongan Kidul, Mlati, Sleman Jogjakarta
Adapun untuk kegiatan indoor yang ada dalam UKM Pramuka ini adalah sebagai
berikut:
- DIKCAR (pendidikan calon anggota racana). DIKCAR ini terdiri dari 2 tahap yaitu di ruangan dan di lapangan, DIKCAR bIasanya dilakukan 1 tahun sekali. Pelaksanaannya dilakukan pada semester gasal atau ganjil
- GIANTUR (Gradian instruktur) tujuannya adalah mengkader para instruktur yang ada di RACANA
- UPACARA ADAT . contoh: adat Ulang Tahun anggota, hari lahir RACANA,adat buka kegiatan, dan lain-l
- Kegiatan kecil-kecilan :
·
Bakti
Sanggar yaitu kegiatan bersih-bersih sanggar(kerja bakti) yang dilakukan satu
bulan sekali
·
Checking
barang yaitu pengecekan barang-barang untuk mengetahui inventaris yang diakukan
biasanya 1 tahun sekali
- 5. Kedai pramuka yaitu menjual atribut-atribut pramuka, misalnya makan-makanan ringan tapi objeknya hanya anggota RACANA sendiri (tidak untuk umum)
- 6. Rapat pleno yang terdiri dari 2 macam:
·
Rapat pleno
pengurus yang hanya dihadiri oeh pengurus saja (1 tahun 2 kali)
·
Rapat pleno
anggota yang dihadiri oleh pengurus dan anggota (1 tahun 1 kali)
- Agenda rapat pleno :
·
Mengevaluasi
kinerjadan program kerja yang telah terlaksana
·
Menentukan
langkah-angkah ke depan, apa yang harus dilakukan atau hal-hal yang belum
terencana
- 7. Pembuatan buletin bulanan yang dibuat oleh tim redaksi buletin yang membahas tentang masalah actual atau masalah-masalah terkini yang objek dari buletin ini adaah UKM para sahabat, biasanya terbit 1 bulan sekali.
Sedangkan
untuk kegiatan outdoor pada UKM ini
adalah sebagai berikut:
·
Kursus Mahir
Dasar tujuannya untuk mengkader
pembina-pembina PRAMUKA
·
Kursus Mahir
Lanjutan yaitu hampir sama dengan kursus might dasar, hanaya pada kursus might
lanjutan ini lebih konsentrasi ke pembina, siaga,penegak, dl
·
Kursus
pelatih dasar yang bertujuan untuk mengkader seorang pelatiih atau instruktur
·
Kursus latih
lanjutan yang merupakan lanjutan dari kursus pelatih dasar namun pada kursus
latih lanjutan ini lebih mendalam
·
PW
(Perkemahan Wirakarya)
Di indonesia ada 2 PW (Perkemahan Wirakarya):
·
PW
(Perkemahan Wirakarya) Nasional yang diselenggarakan oleh menteri pendidikan
dan olahraga, biasanya dilaksanakan 2 tahun seklai tapi selang seling.
·
PW
(Perkemahan Wirakarya) PTAI (Perguruan tinggi agama islam) yang biasaya
diselenggarakan oleh DEPAG (Departemen Agama), biasanya juga dilakukan 2 tahun
sekali dan selang seling juga. Namun terkadang terjadi 2 PW (Perkemahan
Wirakarya) apabila terjadi kesalahan dalam administrasi.
·
LAGAP
(Latihan Gabungan) yang diselenggarakan oleh Gugus Depan yang terdiri dari:
-
Sekeluarga
-
Seprovinsi
-
Sekabupaten
-
Sekecamatan
Sistem Perekrutan
Sistem perekrutan anggota
RACANA yaitu melalui DIKCAR (Pendidikan
Calon Anggota) yang sistemnya terdiri dari:
§
Pendaftaran
Untuk tempat pendaftaran calon anggota RACANA biasanya di
buka Stand Pramuka sebagai tempat untuk mendapatkan informasi atau untuk
registari sebagai calon anggota RACANA.
§
Technika Meeting (TM)
Tekhnikal meeting biasanya diselenggarakan sehari sebelum
pemberangkatan DIKCAR , yang biasanya berisi mengenai hal-hal yang berkenaan
dengan pelaksanaan DIKCAR yang akan dilaksanakan, seperti, perlengkapan yang
perlu dipersiapkan, waktu pemberangkatan, tempat, dan lain sebagainya
§
Pendidkan Calon Anggota (DIKCAR) Ruangan, yang mana pada DIKCAR ruangan ini akan
diberikan pengetahuan-pengetahuan dasar yang mencakup semua hal , mulai dari
siaga sampai ke penegak, baik teori maupun praktek
§
Penugasan yaitu setiap calon anggota ditugaskan untuk membuat
sebuah makalah tentang Kepramukaan
misalnya tentang Revitalisasi Gerakan PRAMUKA, yang kemudian akan
dipersentasikan
§
Pendidikan Calon Anggota (DIKCAR) Lapangan yang meruapan implementasi dari materi-materi
yang telah disampaikan atau dengan kata lain praktek langsung, dan pelatihan
ini juga akan diajarkan bagaimana penggunaan kompas, bantuan gawat darurat,
survey people, dll. Dimana setelah mendapatkan materi langsung kemudian praktek
ke lapangannya langsung
§
Pelantikan yang dilakukan berdasarkan buku adat RACANA (Ambalan)
Mengenai kepanitiaan itu terdiri dari 2 yaitu:
1.
Panitia
sanggar kerja yang bertugas sebagai fasilitator atau sarana kegiatan misalnya
tempat, sound sistem, background, alat, dan sebagainya.
2.
Tim
instruktur yang bertugas sebagai pengelola kegiatan (melakukan penilaian,
mencari materi dan menentukan pelulusan).
Adapaun untuk urutan RACANA adalahsebagai berikut:
·
Calon tamu
RACANA
·
Tamu RACANA
·
Calon
Pandega (anggota)
·
Pandega
·
Purnabakti
(keluar dari anggota)
Syarat menjadi
pengurus RACANA:
·
Mengikuti
DIKCAR ruangan (12 materi selama 3 hari) dengan minimal 75% mengikuti materi
·
Jadi sangga
kerja / panitia
Syarat menjadi Pandega:
·
Sudah
menjadi calon pandega
·
Mendaftar
tim TKU pandega
·
Meakukan uji
SKU
·
Membuat
makalah dengan metode teaah SK (Surat Keputusan) kwartir Nasional (
tidak harus urut)
STRUKTUR ORGANISASI RACANA:
- Majelis
Pembimbing terdiri dari : KAMABIGUS (REKTOR), KAMABIHAR(PR3), dan 2 PD3
-
Dewan
RACCANA terdiri dari : KTUA, PA, WAKA,BENDAHARA, SEKRETARIS
-
RACANA putra
dan putri itu terpisah, RACANA Putra (RACANA UIN SUNAN KALIJAGA), RACANA Putri
(NYAI AGENG SERANG)
-
Tugas PSDA yaitu
menambah sumber daya anggota atau manusia dan meningkatkan kemampuan anggota
diuar kepramukaan misalnya olahraga, seni, karya, dll
Tugas TEKTRAM
adalah menambah skill dan pengetahuan tentang kepramukaan
-
Tugas UDRT
ialah Usaha Dana yaitu untuk
mengusahakan dana,kedai, atribut sedangkan untuk Rumah Tangga yaitu menginventariskan semua
kekayaan RACANA
-
Tugas PM yaitu
mengadakan suatu kegiatan sebagai pengabdian masyarakat mislanya bazar di desa,
dan idu adha (korban)
-
Diakhir
kepengurusan itu biasanya diadakan MUSPAN (Musaywarah Pandega) yang agendanya
terdiri dari: pembahasan GBHR (Garis Besar Haluan RACANA), pertanggung jawaban
pengurus, dan pemilihan ketua.
-
Pada MUSPAN
itu terdapat tim Formatur yang terdiri dari:
ketua baru (putra dan putri), ketua lama (putra dan putri),dan anggota.
Tujuan di bentuknya tim formatur adalah untuk mencari orang yang tepat untuk
menjadi pengurus, biasanya itu dipilih anggota ynag aktif dan mempunyai
dedigasi yang tinggi, dan sebeum dipilih biasanya juga ditanyakan terlebih
dahulu tentang kesediaannya untuk menjadi pengurus daamartian lain, tidak ada
unsur paksaan. Setelah itu kemudian baru dilakukan pelantikan.
-
Model
pelatihan :
§
Siaga model pelatihannya perindukan
§
Penggalang model
pelatihan pasukan
§
Penegak model
pelatihan Ambalan
§
Pandega model
pelatihan RACANA ( tingkat terakhir) yang biasanya pengulangan (materi dan
praktek)
§
Pembina
pendamping biasanya pelatihannya itu mengenai microteaching yaitu mengenai cara-cara mengajar ke sekolah-sekolah.
Prestasi yang di capai :
Prestasi-prestasi yang pernah diraih oleh Racana Sunan
Kalijaga – Racana Nyi Ageng Serang beberapa tahun terakhir, antara lain :
- Juara Umum Perkemahan Pramuka Pandega se-DIY dalam rangka HUT XIV Racana Jenderal Soedirman – Racana Cut Nyak Dien, pangkalan UPN Veteran tahun 2004 (Trophy Rektor UPN Veteran)
- Juara II Tunggal Putra dalam Kejuaraan Tenis Meja yang diselenggarakan Racana KH. Ahmad Dahlan – Racana Nyi Ahmad Dahlan, pangkalan UAD Yogyakarta tahun 2004
- Juara I Lomba Teknologi Tepat Guna Perkemahan Wirakarya VIII Perguruan Tinggi Agama Islam se-Indonesia di Padang, Sumatera Barat tahun 2006 (Trophy Ka Kawrnas)
- Juara III Lomba Sketsa Perjuangan Rakyat Jambi dalam rangkaian kegiatan Temu Karya Pramuka Penegak Pandega (TKTD) se-Sumatera dan Jawa di IAIN STS Jambi tahun 2008 (Trophy Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi)
- Terbaik II Lomba MTQ Tafsir Bahasa Arab Perkemahan Wirakarya Nasional IX PTAI se-Indonesia di IAIN STS Jambi tahun 2009.
- Sangga Putra Terbaik Pandega pada kegiatan Pengembaraan Desember Tradisional jalur Tentara Pelajar di Yogyakarta pada tahun 2009
Selain berhasil meraih beberapa prestasi yang telah
disebutkan di atas, Racana Sunan Kalijaga – Racana Nyi Ageng Serang juga berhasil
mencetak pembina-pembina yang profesional dan handal. Hal ini juga sesuai
dengan salah satu Tri Bina Gerakan Pramuka yaitu Bina Satuan.
Satuan-satuan yang dibina oleh Racana Sunan Kalijaga – Racana Nyi Ageng Serang
antara lain:
Satuan tingkat Siaga:
- SDIT Salsabila
- SD Angkasapura
Satuan tingkat Penggalang:
- MTs Negeri Ngemplak
- MTs Negeri Maguwoharjo
- SMPIT Darrul Hikmah
Satuan tingkat Penegak:
- SMA Kolombo
- SMA Darrul Hikmah
- SMA UII
Melihat dari prestasi yang telah dicapai
oleh UKM Pramuka ini, kita dapat menyimpulkan bahwa UKM ini mengandung gejala
manajemen berupa keilmuan, aktivitas, dan seni. Dan diantara tiga gejala
tersebut gejala yang paling dominan adalah gejala aktivitas, karena dalam UKM
Pramuka lebih menitik beratkan pengalaman-pengalaman dalam suatu kegiatan,
walaupun demikian gejala ilmu juga diajarkan yang mencakup
pengetahuan-pengetahuan tentang alam dan teori-teori di lapangan, dan tidak
lupa juga mengandung gejala seni, yang berupa seni sastra, suara dan seni
lainnya. Sehingga dapat dikatakann bahwa UKM ini terdapat manajemen yang terdiri dari
kaidah-kaidah, prinsip-prinsip dan konsep-konsep yang berupa simbol-simbol.
ANALISIS
PRINSIP MANAJEMEN UNIT PENGHUNI STUDENT CENTER
A. A.
PLANNING
Perencanaan dalam UKM PRAMUKA biasanya asa rapat rutin
yang dilaksanakan berdasarkan situasi dan kondisi, namun minimalnya itu 1
minggu sekali, sedangkan untuk rapat pengurus itu tidak terjadwal waktunya,
tapi yang pasti dilaksanakan (sebulan 2 kali), dan untuk workshop atau study
banding itu jarang, tetapi sering menerima para pendatang studi banding. Dan
untuk PRARAKER itu biasanya tidak sidang, cukup bertemu, berkumpul, dan
membahas PROKER yang akan dibahas atau direncanakan kedepannya, biasanya
PRARAKER hanya dihadiri oleh pengurus saja. Sedangkan untuk RAKER itu dihadiri
oleh pengurus dan bersama anggota, hal-hal yang dibahas dalam RAKER biasanya
meliputi: program kerja dan kebijakan-kebijakan. PROKER, PLENO.
B. B.
ORGANIZING
Pengorganisasian di UKM Pramuka yaitu khusus
untuk surat keputusan itu yang berhak hanya pembina dan kamabigus, sedangkan
untuk memo, notula dan koordinasi itu biasanya para pengurus dan anggota,
sedangkan mengenai strukturnya secara kebutuhan itu sudah kompleks dan sudah
memenuhi kebutuhan kerja.
C. C.
ACTUATING
Kegiatan- kegiatan yang direncanakan oleh UKM
Pramuka sudah banyak yang terlaksana sesuai dengan pembagian bidangnya
masing-masing, mislnaya PSDA itu setiap tahunnya mampu menambah sumber daya
anggota dan mampu meningkatkan kemampuan anggotanya diluar kepramukaan,
terbukti dengan di menangkannya lomba tahfidz al-Quran, lomba sketsa, dan
sebgainya. begitupun pula dengan bidang-bidang lainnya seperti TEKPRAM, PM,UDRT,
kegiatannya juga sudah banyak yang terlaksana.
D. D.
CONTROLLING
Untuk mengontrol kinerja di pramuka dibentuk
sebuah tim yang bernama tim LITEP yang berfungsi untuk mengontrol kinerja
pengurus kepramukaan. Dengan adanya tim ini maka kinerja di kepramukaan itu
dapat terkendali atau tidak. Dan untuk mengontrol kinerja di pramuka juga
biasanya dilaksanakan RAT (Rapat Akhir Tahun) sehingga dari situ akan terlihat
bagaimana hasil kinerja kepramukaan itu selama satu tahun terakhir. Adapun
tujuan atau arah kebijakan GBHR (Garis Besar Haluan Racana) yang terdapat pada
RAT adalah untuk kaderisasi pembina pramuka dengan keterampilan, menyelenggarakan
kepramukaan di gugus depan, mengamalkan TRI BINA gerakan pramuka dan TRIDARMA
perguruan Tinggi.
Adapun pengendalian laporan panitia kegiatan ke
universitas itu perkegiatan, dan rekap pada akhir kepengurusan. Sedangkan untuk
sisitem pertanggung jawaban itu yaitu ketua yang bertanggung jawab terhadap
sangga kerja dan koordinasai, sedangkan dewan itu tanggung jawab pembina.
·
Kesan mas
Dedi Gunawan (ketua Pramuka): “ yang pasti pramuka tidak menghambat study dan lebih
bisa mendewasakan diri dengan kegiatan di alam”
·
Harapan:
-
Komitmen
anggota
-
Loyalitas
anggota
-
Solidaritas
-
Yang
terpenting rasa kebersamaan
Jika kita memperidiksi dari hasil analisis
mengenai prinsip manajemen diatas dapat kita simpulkan, bahwa UKM ini kedepannya bisa lebih maju dan berkembang lagi, jika
dalam perencanaannya lebih jelas lagi dan rapat rutinnya itu lebih sering
dilakukan dan sudah terjadwal, kapan dan dimana pelaksanannya , minimal
seminggu sekali, supaya para anggota bisa mengetahui sampai dimana perencanaan
dan tujuan yang akan dicapai kedepannya nanti dan juga untuk memupuk rasa
kebersamaan antar anggota pramuka. Sehingga dengan dilaksanakannya itu maka
dapat meningkatkan kerja sama antar anggota untuk memajukan UKM Pramuka ini,
baik itu mulai dari perencanaan, organizing, actuating, hingga controlling.
Sehingga bagi mereka yang anggota baru, bisa mengerti dan memahami mengenai
masalah-masalah yang terjadi di UKM Pramuka tersebut dan ikut berpartisipasi
dalam menyelesaikannya.