Minggu, 20 Maret 2011

revisi UKM Pramuka UIN SUNAN KALIJAGA YOGJAKARTA

UKM PRAMUKA UIN SUNAN KALIJAGA YOGJAKARTA

            Nara sumber      : Dedi Gunawan (ketua pramuka,smester 6, fakultas SAINTEK)


Sejarah Singkat

Berdirinya Gugusdepan Pramuka di IAIN Sunan Kalijaga (sekarang UIN Sunan Kalijaga) berdasarkan Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 138 tahun 1961. Pada tahap perintisan telah dilakukan beberapa persiapan, di antaranya oleh Bapak Kolonel Bakri Syahid selaku rektor dan sekaligus menjabat Kamabigus yang telah mengundang beberapa aktifis Pramuka sebanyak 10 orang untuk diajak mendirikan sebuah Gugusdepan yang berpangkalan di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Hal ini disambut baik oleh Kwartir Cabang Kota Yogyakarta dan kemudian diundang ke kampus IAIN Sunan Kalijaga untuk membicarakan pelantikan pengurus Gugusdepan Pramuka di IAIN Sunan Kalijaga. Dihadiri pula oleh beberapa mahasiswa yang aktif dalam kepramukaan dan beberapa siswa PGAL pada saat itu. Sedangkan yang melantik adalah Letkol Soedjono Ag selaku Ka Kwarcab, yang sekaligus sebagai Kepala Daerah Tingkat II Kota Yogyakarta. Dari sinilah akhirnya berdiri Gugusdepan yang berpangkalan di IAIN Sunan Kalijaga yang kemudian resmi ditetapkan pada tanggal 17 Juli 1973 dan merupakan Gugusdepan Perguruan Tinggi pertama di Yogyakarta. Pada waktu itu diketuai oleh Kak Bijuri Binhas dan sekretarisnya adalah Kak Sarifah Aziz.

Profil

Gerakan Pramuka UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang terdapat di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan juga merupakan organisasi intra kampus yang terlepas dari unsur pollitik. Selain itu Gerakan Pramuka di Perguruan Tinggi juga mempunyai keunggulan yang lebih, sebab di dalamnya para anggota dituntut mampu mengamalkan Tri Bina Gerakan Pramuka, yaitu Bina Diri, Bina Satuan dan Bina Masyarakat sehingga pengembangan nalar, intelektual, dan pengabdian terhadap masyarakat dapat seimbang.
Gerakan Pramuka UIN Sunan Kalijaga mempunyai nama racana yaitu Racana Sunan Kalijaga untuk racana putra dengan nomor gugusdepan 1501 dan Racana Nyi Ageng Serang untuk racana putri dengan nomor gugusdepan 1502.
Racana Sunan Kalijaga – Racana Nyi Ageng Serang Pangkalan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta saat ini telah berusia 37 tahun, usia yang menunjukkan kemapanan dalam berbagai hal dan dapat diperhitungkan keberadaannya. Sehingga bukan suatu hal yang mustahil jika berbagai prestasi berhasil diboyong mulai tingkat regional hingga nasional.

Unit Kerja Mahasiswa ini terletak di lantai 1 Student Center, biasanya banyak anggota pramuka berkumpul di dalam sebuah ruang yang memang khusus untuk kegiatan pramuka tersebut, ruangnya tidak terlalu besar namun penggunaannya disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada. Di dalam ruang UKM Pramuka banyak terdapat foto-foto kegiatan yang pernah dilakukan oleh para anggota Pramuka seperti perkemahan, jambore, dan lain sebagainya.selain itu banyak juga trofi-trofi yang dipajang sebagai lambang prestasi yang telah mereka capai selama ini, dan lain sebagainya.

Berdasarkan hasil penelitian saya, UKM ini menurut saya bersih, tidak begitu sepi, namun penataannya kurang teratur, jadinya terlihat ruangan tersebut kurang rapi, apalagi mengenai penataan kertas-kertasnya yang kurang tertatayang bergelantungan di dalam ruangan, namun jika ada informasi UKM ini lebih jelas, karena setiap ada surat yang masuk baik itu untuk ketua, anggota, dan lain sebagainya, maka dapat diletakkan ditempat yang telah disediakan di dalam ruangan tersebut berdasarkan susunan struktur organisasi kepramukaannya. 

Racana Sunan Kalijaga Racana Nyi Ageng Serang Gugus Depan Yogyakarta 1501-1502 pangkalan IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berdiri tanggal 17 Juli 1973 atas inisiatif dari rektor ketika itu. Sebagai organisasi kepanduan, orientasi kegiatan dilaksanakan tak lepas dari konsep Tri Bina Gerakan Pramuka, yaitu Bina Diri, Bina Satuan, Bina Masyarakat.

 Kegiatan Bina Diri meliputi :
1.   Pelatihan-pelatihan, di antaranya Latihan Kepemimpinan dan Pengelolaan Racana (LKPR), Gladian Kepemimpinan (DIANPIN), Gladian Keinstrukturan (DIANTUR), Kursus Mahir Dasar (KMD), Kursus Mahir Lanjutan (KML)
2.   Pengembangan dan Kajian, diantaranya Pengembangan Usaha Dana, kegiatan alam bebas, serta pengembangan keahlian dan kemampuan seperti Mounteneering, IMPK (Ilmu Medan dan Peta Kompas), Bivak dan Survival; Komunikasi Lapangan (KOMLAP) dan PPPK.

Kegiatan Bina Satuan, meliputi pelatihan bagi para anggota dalam mengaplikasikan potensi dan bakat yang dimiliki. Adapun Bina Satuan Binaan UKM Pramuka diantaranya adalah :
1.   Siaga (SD Warungboto Umbulharjo)
2.  Penggalang (MTsN Mu’allimat Muhammadiyah, MTsN Lab. Fak. Tarbiyah IAIN Sunan Kalijag Jogjakarta, SLTPN 13 Jogjakarta)
3.  Penegak (SMU Colombo, MA Mu’allimat Muhammadiyah, MAN II Jogjakarta, MAN III Jogjakarta)

Kegiatan Bina Masyarakat, meliputi upaya melatih diri berbakti serta manunggal dengan masyarakat umumnya. Desa binaan UKM Pramuka antara lain adalah :
1.      Dusun Glagah Wero, desa Wukirsari, Cangkringan, Jogjakarta
2.      Desa Babadan Mantren Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, Jogjakarta
3.      Desa Cebongan Kidul, Mlati, Sleman Jogjakarta

Adapun untuk  kegiatan indoor yang ada dalam UKM Pramuka ini adalah sebagai berikut:  
    • DIKCAR  (pendidikan calon anggota racana). DIKCAR ini terdiri dari 2 tahap yaitu   di ruangan dan di lapangan, DIKCAR bIasanya dilakukan 1 tahun sekali. Pelaksanaannya dilakukan pada semester gasal atau ganjil
    • GIANTUR (Gradian instruktur) tujuannya adalah mengkader para instruktur yang ada di RACANA 
    •   UPACARA ADAT . contoh: adat Ulang Tahun anggota,  hari lahir RACANA,adat buka kegiatan, dan lain-l
  • Kegiatan kecil-kecilan :
·         Bakti Sanggar yaitu kegiatan bersih-bersih sanggar(kerja bakti) yang dilakukan satu bulan sekali
·         Checking barang yaitu pengecekan barang-barang untuk mengetahui inventaris yang diakukan biasanya 1 tahun sekali
  • 5.       Kedai pramuka yaitu menjual atribut-atribut pramuka, misalnya makan-makanan ringan tapi objeknya hanya anggota RACANA sendiri (tidak untuk umum)
  • 6.       Rapat pleno yang terdiri dari 2 macam:
·         Rapat pleno pengurus yang hanya dihadiri oeh pengurus saja (1 tahun 2 kali)
·         Rapat pleno anggota yang dihadiri oleh pengurus dan anggota (1 tahun 1 kali)
  • Agenda rapat pleno :
·         Mengevaluasi kinerjadan program kerja yang telah terlaksana
·         Menentukan langkah-angkah ke depan, apa yang harus dilakukan atau hal-hal yang belum terencana
  • 7.       Pembuatan buletin bulanan yang dibuat oleh tim redaksi buletin yang membahas tentang masalah actual atau masalah-masalah terkini yang objek dari buletin ini adaah UKM para sahabat, biasanya terbit 1 bulan sekali.

Sedangkan untuk kegiatan outdoor pada UKM ini adalah sebagai berikut:
·           Kursus Mahir Dasar tujuannya  untuk mengkader pembina-pembina PRAMUKA
·         Kursus Mahir Lanjutan yaitu hampir sama dengan kursus might dasar, hanaya pada kursus might lanjutan ini lebih konsentrasi ke pembina, siaga,penegak, dl
·         Kursus pelatih dasar yang bertujuan untuk mengkader seorang pelatiih atau instruktur
·         Kursus latih lanjutan yang merupakan lanjutan dari kursus pelatih dasar namun pada kursus latih lanjutan ini lebih mendalam
·         PW (Perkemahan Wirakarya)
Di indonesia ada 2 PW (Perkemahan Wirakarya):
·         PW (Perkemahan Wirakarya) Nasional yang diselenggarakan oleh menteri pendidikan dan olahraga, biasanya dilaksanakan 2 tahun seklai tapi selang seling.
·         PW (Perkemahan Wirakarya) PTAI (Perguruan tinggi agama islam) yang biasaya diselenggarakan oleh DEPAG (Departemen Agama), biasanya juga dilakukan 2 tahun sekali dan selang seling juga. Namun terkadang terjadi 2 PW (Perkemahan Wirakarya) apabila terjadi kesalahan dalam administrasi.
·         LAGAP (Latihan Gabungan) yang diselenggarakan oleh Gugus Depan yang terdiri dari:
-          Sekeluarga
-          Seprovinsi
-          Sekabupaten
-          Sekecamatan
 Sistem Perekrutan
                Sistem perekrutan anggota RACANA  yaitu melalui DIKCAR (Pendidikan Calon Anggota) yang sistemnya terdiri dari:
§  Pendaftaran
Untuk tempat pendaftaran calon anggota RACANA biasanya di buka Stand Pramuka sebagai tempat untuk mendapatkan informasi atau untuk registari sebagai calon anggota RACANA.

§  Technika Meeting (TM)
Tekhnikal meeting biasanya diselenggarakan sehari sebelum pemberangkatan DIKCAR , yang biasanya berisi mengenai hal-hal yang berkenaan dengan pelaksanaan DIKCAR yang akan dilaksanakan, seperti, perlengkapan yang perlu dipersiapkan, waktu pemberangkatan, tempat, dan lain sebagainya


§  Pendidkan Calon Anggota (DIKCAR) Ruangan, yang mana pada DIKCAR ruangan ini akan diberikan pengetahuan-pengetahuan dasar yang mencakup semua hal , mulai dari siaga sampai ke penegak, baik teori maupun praktek

§  Penugasan yaitu setiap calon anggota ditugaskan untuk membuat sebuah  makalah tentang Kepramukaan misalnya tentang Revitalisasi Gerakan PRAMUKA, yang kemudian akan dipersentasikan 

§  Pendidikan Calon Anggota (DIKCAR) Lapangan yang meruapan implementasi dari materi-materi yang telah disampaikan atau dengan kata lain praktek langsung, dan pelatihan ini juga akan diajarkan bagaimana penggunaan kompas, bantuan gawat darurat, survey people, dll. Dimana setelah mendapatkan materi langsung kemudian praktek ke lapangannya langsung

§  Pelantikan yang dilakukan berdasarkan buku adat RACANA (Ambalan)
Mengenai kepanitiaan itu terdiri dari 2 yaitu:
1.       Panitia sanggar kerja yang bertugas sebagai fasilitator atau sarana kegiatan misalnya tempat, sound sistem, background, alat, dan sebagainya.
2.       Tim instruktur yang bertugas sebagai pengelola kegiatan (melakukan penilaian, mencari materi dan menentukan pelulusan).
Adapaun untuk urutan RACANA adalahsebagai berikut:
·         Calon tamu RACANA
·         Tamu RACANA
·         Calon Pandega (anggota)
·         Pandega
·         Purnabakti (keluar dari anggota)

Syarat  menjadi pengurus RACANA:
·         Mengikuti DIKCAR ruangan (12 materi selama 3 hari) dengan minimal 75% mengikuti materi
·         Jadi sangga kerja / panitia
Syarat menjadi Pandega:
·         Sudah menjadi calon pandega
·         Mendaftar tim TKU pandega
·         Meakukan uji SKU
·         Membuat makalah dengan metode teaah SK (Surat Keputusan) kwartir Nasional        ( tidak harus urut)

STRUKTUR ORGANISASI RACANA:
  -  Majelis Pembimbing terdiri dari : KAMABIGUS (REKTOR), KAMABIHAR(PR3), dan 2 PD3
-          Dewan RACCANA terdiri dari : KTUA, PA, WAKA,BENDAHARA, SEKRETARIS
-          RACANA putra dan putri itu terpisah, RACANA Putra (RACANA UIN SUNAN KALIJAGA),       RACANA Putri (NYAI AGENG SERANG)
-          Tugas PSDA yaitu menambah sumber daya anggota atau manusia dan meningkatkan kemampuan anggota diuar kepramukaan misalnya olahraga, seni, karya, dll
 Tugas TEKTRAM adalah menambah skill dan pengetahuan tentang kepramukaan
-          Tugas UDRT ialah  Usaha Dana yaitu untuk mengusahakan dana,kedai, atribut sedangkan untuk  Rumah Tangga yaitu menginventariskan semua kekayaan RACANA
-          Tugas PM yaitu mengadakan suatu kegiatan sebagai pengabdian masyarakat mislanya bazar di desa, dan idu adha (korban)
-          Diakhir kepengurusan itu biasanya diadakan MUSPAN (Musaywarah Pandega) yang agendanya terdiri dari: pembahasan GBHR (Garis Besar Haluan RACANA), pertanggung jawaban pengurus, dan pemilihan ketua.
-          Pada MUSPAN itu terdapat tim Formatur yang terdiri dari:  ketua baru (putra dan putri), ketua lama (putra dan putri),dan anggota. Tujuan di bentuknya tim formatur adalah untuk mencari orang yang tepat untuk menjadi pengurus, biasanya itu dipilih anggota ynag aktif dan mempunyai dedigasi yang tinggi, dan sebeum dipilih biasanya juga ditanyakan terlebih dahulu tentang kesediaannya untuk menjadi pengurus daamartian lain, tidak ada unsur paksaan. Setelah itu kemudian baru dilakukan pelantikan.
-          Model pelatihan :
§  Siaga  model pelatihannya perindukan
§  Penggalang model pelatihan pasukan
§  Penegak model pelatihan Ambalan
§  Pandega model pelatihan RACANA ( tingkat terakhir) yang biasanya pengulangan (materi dan praktek)
§  Pembina pendamping biasanya pelatihannya itu mengenai microteaching yaitu mengenai cara-cara mengajar ke sekolah-sekolah.

Prestasi yang di capai :
Prestasi-prestasi yang pernah diraih oleh Racana Sunan Kalijaga – Racana Nyi Ageng Serang beberapa tahun terakhir, antara lain :
  1. Juara Umum Perkemahan Pramuka Pandega se-DIY dalam rangka HUT XIV Racana Jenderal Soedirman – Racana Cut Nyak Dien, pangkalan UPN Veteran tahun 2004 (Trophy Rektor UPN Veteran)
  2. Juara II Tunggal Putra dalam Kejuaraan Tenis Meja yang diselenggarakan Racana KH. Ahmad Dahlan – Racana Nyi Ahmad Dahlan, pangkalan UAD Yogyakarta tahun 2004
  3. Juara I Lomba Teknologi Tepat Guna Perkemahan Wirakarya VIII Perguruan Tinggi Agama Islam se-Indonesia di Padang, Sumatera Barat tahun 2006 (Trophy Ka Kawrnas)
  4. Juara III Lomba Sketsa Perjuangan Rakyat Jambi dalam rangkaian kegiatan Temu Karya Pramuka Penegak Pandega (TKTD) se-Sumatera dan Jawa di IAIN STS Jambi tahun 2008 (Trophy Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi)
  5. Terbaik II Lomba MTQ Tafsir Bahasa Arab Perkemahan Wirakarya Nasional IX PTAI se-Indonesia di IAIN STS Jambi tahun 2009.
  6. Sangga Putra Terbaik Pandega pada kegiatan Pengembaraan Desember Tradisional jalur Tentara Pelajar di Yogyakarta pada tahun 2009
Selain berhasil meraih beberapa prestasi yang telah disebutkan di atas, Racana Sunan Kalijaga – Racana Nyi Ageng Serang juga berhasil mencetak pembina-pembina yang profesional dan handal. Hal ini juga sesuai dengan salah satu  Tri Bina Gerakan Pramuka yaitu Bina Satuan. Satuan-satuan yang dibina oleh Racana Sunan Kalijaga – Racana Nyi Ageng Serang antara lain:
Satuan tingkat Siaga:
  1. SDIT Salsabila
  2. SD Angkasapura
Satuan tingkat Penggalang:
  1. MTs Negeri Ngemplak
  2. MTs Negeri Maguwoharjo
  3. SMPIT Darrul Hikmah
Satuan tingkat Penegak:
  1. SMA Kolombo
  2. SMA Darrul Hikmah
  3. SMA UII
Melihat dari prestasi yang telah dicapai oleh UKM Pramuka ini, kita dapat menyimpulkan bahwa UKM ini mengandung gejala manajemen berupa keilmuan, aktivitas, dan seni. Dan diantara tiga gejala tersebut gejala yang paling dominan adalah gejala aktivitas, karena dalam UKM Pramuka lebih menitik beratkan pengalaman-pengalaman dalam suatu kegiatan, walaupun demikian gejala ilmu juga diajarkan yang mencakup pengetahuan-pengetahuan tentang alam dan teori-teori di lapangan, dan tidak lupa juga mengandung gejala seni, yang berupa seni sastra, suara dan seni lainnya. Sehingga dapat dikatakann bahwa UKM ini terdapat manajemen  yang terdiri dari kaidah-kaidah, prinsip-prinsip dan konsep-konsep yang berupa simbol-simbol.

       ANALISIS PRINSIP MANAJEMEN UNIT PENGHUNI STUDENT CENTER

A.    A.  PLANNING
Perencanaan dalam UKM PRAMUKA biasanya asa rapat rutin yang dilaksanakan berdasarkan situasi dan kondisi, namun minimalnya itu 1 minggu sekali, sedangkan untuk rapat pengurus itu tidak terjadwal waktunya, tapi yang pasti dilaksanakan (sebulan 2 kali), dan untuk workshop atau study banding itu jarang, tetapi sering menerima para pendatang studi banding. Dan untuk PRARAKER itu biasanya tidak sidang, cukup bertemu, berkumpul, dan membahas PROKER yang akan dibahas atau direncanakan kedepannya, biasanya PRARAKER hanya dihadiri oleh pengurus saja. Sedangkan untuk RAKER itu dihadiri oleh pengurus dan bersama anggota, hal-hal yang dibahas dalam RAKER biasanya meliputi: program kerja dan kebijakan-kebijakan. PROKER, PLENO.

B.     B.  ORGANIZING
Pengorganisasian di UKM Pramuka yaitu khusus untuk surat keputusan itu yang berhak hanya pembina dan kamabigus, sedangkan untuk memo, notula dan koordinasi itu biasanya para pengurus dan anggota, sedangkan mengenai strukturnya secara kebutuhan itu sudah kompleks dan sudah memenuhi kebutuhan kerja.

C.     C.  ACTUATING
Kegiatan- kegiatan yang direncanakan oleh UKM Pramuka sudah banyak yang terlaksana sesuai dengan pembagian bidangnya masing-masing, mislnaya PSDA itu setiap tahunnya mampu menambah sumber daya anggota dan mampu meningkatkan kemampuan anggotanya diluar kepramukaan, terbukti dengan di menangkannya lomba tahfidz al-Quran, lomba sketsa, dan sebgainya. begitupun pula dengan bidang-bidang lainnya seperti TEKPRAM, PM,UDRT, kegiatannya juga sudah banyak yang terlaksana.

D.     D.  CONTROLLING
Untuk mengontrol kinerja di pramuka dibentuk sebuah tim yang bernama tim LITEP yang berfungsi untuk mengontrol kinerja pengurus kepramukaan. Dengan adanya tim ini maka kinerja di kepramukaan itu dapat terkendali atau tidak. Dan untuk mengontrol kinerja di pramuka juga biasanya dilaksanakan RAT (Rapat Akhir Tahun) sehingga dari situ akan terlihat bagaimana hasil kinerja kepramukaan itu selama satu tahun terakhir. Adapun tujuan atau arah kebijakan GBHR (Garis Besar Haluan Racana) yang terdapat pada RAT adalah untuk kaderisasi pembina pramuka dengan keterampilan, menyelenggarakan kepramukaan di gugus depan, mengamalkan TRI BINA gerakan pramuka dan TRIDARMA perguruan Tinggi.
Adapun pengendalian laporan panitia kegiatan ke universitas itu perkegiatan, dan rekap pada akhir kepengurusan. Sedangkan untuk sisitem pertanggung jawaban itu yaitu ketua yang bertanggung jawab terhadap sangga kerja dan koordinasai, sedangkan dewan itu tanggung jawab pembina.

·         Kesan mas Dedi Gunawan (ketua Pramuka): “ yang pasti pramuka tidak menghambat study dan lebih bisa mendewasakan diri dengan kegiatan di alam”


·         Harapan:
-          Komitmen anggota
-          Loyalitas anggota
-          Solidaritas
-          Yang terpenting rasa kebersamaan

Jika kita memperidiksi dari hasil analisis mengenai prinsip manajemen diatas dapat kita simpulkan, bahwa UKM ini kedepannya  bisa lebih maju dan berkembang lagi, jika dalam perencanaannya lebih jelas lagi dan rapat rutinnya itu lebih sering dilakukan dan sudah terjadwal, kapan dan dimana pelaksanannya , minimal seminggu sekali, supaya para anggota bisa mengetahui sampai dimana perencanaan dan tujuan yang akan dicapai kedepannya nanti dan juga untuk memupuk rasa kebersamaan antar anggota pramuka. Sehingga dengan dilaksanakannya itu maka dapat meningkatkan kerja sama antar anggota untuk memajukan UKM Pramuka ini, baik itu mulai dari perencanaan, organizing, actuating, hingga controlling. Sehingga bagi mereka yang anggota baru, bisa mengerti dan memahami mengenai masalah-masalah yang terjadi di UKM Pramuka tersebut dan ikut berpartisipasi dalam menyelesaikannya.

Minggu, 13 Maret 2011

HASIL WAWANCARA BEBERAPA UKM DI SC

A. UKM JQH AL MIZAN 
1.SEJARAH UKM JQH AL MIZAN 
Organisasi ini terbentuk atas bergabungnya dua komunitas, yakni Jamiyyah Al Qurra Al Mizan yang ada dibawah naungan BEM Fakultas Syariah dan Halaqah Hifdz yang ada dibawah naungan Bem-J Tafisr dan Hadis. Pada tanggal 28 oktber 1998 Jamiyyah Al-Qurra resmi berdiri yang dketuai oleh sdr. Ujang Sihabuddin dengan mewadahi tiga divisi yakni divisi tilawah, tahfidz dan tafhim. Pada kepengurusan periode ke 2 (2001-2002) yang ketuai oleh sdr. Irohan, dari ketiga divisi yang ada bertambah menjadi 4 divisi yakni adanya penambahan divisi kaligrafi. Pada kepengurusan selanjutnya, UKM ini diketuai oleh sdr, Ahmad Fauzan dengan adanya perubahan divisi tafhim menjadi divisi tafsir. Pda kepengurusan selanjutnya yang diketuai oleh sdr. M. Burhanuddin ada penambahan divisi yakni divisi sholawat. Sehingga dalam kepengurusan yan diketuai sdr. Zamam suyuthi, ada lima divisi. 

2.Visi dan misi 
Visi:Terciptanya masyarakat kampus yang berwawasan dan berjiwa qur’ani. 
Misi:Membentuk kepribadian mahasiswa yang berakhlak al karimah dan berwawasan Qurany 

3.Kegiatan Indoor 
Kaligrafi (praktik melukis) Studi Kitab Tafsir, Diskusi Ulum al-Qur’an dan Isu-isu Kontemporer Latihan Penerjemahan dan Kajian Nahwu Bedah Film 

4. Kegiatan Outdoor Latihan tilawah Diskusi Latihan vocal Sharing Srawung ndalu

5. Sistem Perekrutan Buka stand Pendaftaran Isi formulir Tes wawancara dan tertulis Tes loyalitas Diklat 

6. Model Pelatihan Latihan rutin tiap minggu sesuai kesepakatan. Terjun langsung dalam praktik 

7. Prestasi 
tahun 2009-2010 Juara dalam bidang kaligrafi pada MTQ baik tingkat kota maupun provinsi di Yogyakarta 2010. Juara dalam bidang tilawah pada MTQ baik tingkat kota maupun provinsi di Yogyakarta 2010. Juara dalam bidang tafsir pada MTQ baik tingkat kota maupun provinsi di Yogyakarta 2010. 

8. Planning Pameran Kaligrafi Srawung Ndalu Studi Komperatif Pembentukan Panitia Baru Rapat Rutin masing-masing Divisi Setoran Hafalan dan Taqrir / Tadarusan Simaan Al Qur’an Evaluasi Tri Wulan-an 

9. Pengorganisasian Susunan keoraganisasian Al mizan terdiri dari beberapa bagian antara lain: Dewan Penasehat Oraganisasi Pengurus Harian Divisi-divisi:Tafsir,Tahfidz,Tilawah,Kaligrafi,Dan Sholawat. 
10. Pelaksanaan

B. UKM PRAMUKA 

Nara sumber : Dedi Gunawan (ketua pramuka,smester 6, fakultas SAINTEK)

A. KEGIATAN INDOOR:

1. DIKCAR (pendidikan calon anggota racana). DIKCAR ini terdiri dari 2 tahap yaitu di ruangan dan di lapangan, DIKCAR bIasanya dilakukan 1 tahun sekali 
2. GIANTUR (Gradian instruktur) tujuannya adalah mengkader para instruktur yang ada di RACANA

3. Adat ULTAH anggota,hari lahir RACANA,adat buka UPACARA ADAT . contoh: kegiatan, dll 

4. Kegiatan kecil-kecilan :
#Bakti Sanggar yaitu kegiatan bersih-bersih sanggar(kerja bakti) yang dilakukan satu bulan sekali
#Checking barang yaitu pengecekan barang-barang untuk mengetahui inventaris yang diakukan biasanya 1 tahun sekali 

5. Kedai pramuka yaitu menjual atribut-atribut pramuka, misalnya makan-makanan ringan tapi objeknya hanya anggota RACANA sendiri (tidak untuk umum) 

6. Rapat pleno yang terdiri dari 2 macam: 
• Rapat pleno pengurus yang hanya dihadiri oeh pengurus saja (1 tahun 2 kali) 
• Rapat pleno anggota yang dihadiri oleh pengurus dan anggota (1 tahun 1 kali) Agenda rapat pleno :
• Mengevaluasi kinerja dan program kerja yang telah terlaksana
• Menentukan langkah-angkah ke depan, apa yang harus dilakukan atau hal-hal yang belum terencana 
7. Pembuatan buletin bulanan yang dibuat oleh tim redaksi buletin yang membahas tentang masalah actual atau masalah-masalah terkini yang objek dari buletin ini adaah UKM para sahabat, biasanya terbit 1 bulan sekali. 

B. KEGIATAN OUTDOOR:  Kursus might dasar tujuannya untuk mengkader pembina-pembina PRAMUKA
  • Kursus might lanjutan yaitu hampir sama dengan kursus might dasar, hanaya pada kursus might lanjutan ini lebih konsentrasi ke pembina, siaga,penegak, dll 
  •  Kursus pelatih dasar yang bertujuan untuk mengkader seorang pelatiih atau instruktur
  • Kursus latih lanjutan yang merupakan anjitan dari kursus pelatih dasar namun pada kursus latihlanjutanini lebih mendalam 
  • PW (Perkemahan Wirakarya) Di indonesia ada 2 PW (Perkemahan Wirakarya):
  • PW (Perkemahan Wirakarya) Nasional yang diselenggarakan oleh menteri pendidikan dan olahraga, biasanya dilaksanakan 2 tahun seklai tapi selang seling. 
  •  PW (Perkemahan Wirakarya) PTAI (Perguruan tinggi agama islam) yang biasaya diselenggarakan oleh DEPAG (Departemen Agama), biasanya juga dilakukan 2 tahun sekali dan selang seling juga. Namun terkadang terjadi 2 PW (Perkemahan Wirakarya) apabila terjadi kesalahan dalam administrasi. 
  • LAGAP (Latihan Gabungan) yang diselenggarakan oleh Gugus Depan yang terdiri dari:
  • - Sekeluarga 
  • - Seprovinsi
  • - Sekabupaten
  • - Sekecamatan
C. Sistem perekrutan Sistem perekrutan anggota RACANA yaitu melalui DIKCAR (Pendidikan Calon Anggota) yang sistemnya terdiri dari:  Pendaftaran  Technika Meeting (TM)  Pendidkan Calon Anggota (DIKCAR) Ruangan, yang mana pada DIKCAR ruangan ini akan diberikan pengetahuan-pengetahuan dasar yang mencakup semua , mulai dari siaga sampai ke penegak, baik teori maupun praktek
  • Penugasan yaitu setiap calon anggota ditufaskan untuk membuat makaah tentang Kepramukaan misalnya Revitalisasi Gerakan PRAMUKA, kemudian akan dipersentasikan 
  •  Pendidkan Calon Anggota (DIKCAR) Lapangan yang meruapan implementasi dari materi-materi yang telah disampaikan atau dengan kata lain praktek langsung, dan platihan ini jugaagakan diajarakan bagaimana penggunaan kompas, bantuan gawat darurat, survey people, dll. Dimana setelah mendapatkan materi langsung kemudian praktek ke lapangan, 
  •  Pelantikan yang dilakukan berdasarkan buku adat RACANA (Ambalan) Mengenai kepanitiaan itu terdiri dari 2 yaitu: 
  1.  Panitia sanggar kerja yang bertugas sebagai fasilitator atau sarana kegiatan misalnya tempat,sound sistem, background, alat, dan sebagainya.
 2.  Tim instruktur yang bertugas sebagai pengelola kegiatan (melakukan penilaian, mencari materi dan menentukan pelulusan). 

Adapaun untuk urutan RACANA adalah sebagai berikut: 
-Calon tamu RACANA
-Tamu RACANA 
-Calon Pandega (anggota)
-Pandega 
-Purnabakti (keluar dari anggota) 

Syarat :
-minimal 75%Mengikuti DIKCAR ruangan (12 materi selama 3 hari) mengikuti materi
- Jadi sangga kerja 
-panitia 

Syarat menjadi Pandega:
-Sudah menjadi calon pandega 
-Mendaftar tim TKU pandega Melakukan uji SKU
-Membuat makalah dengan metode teaah SK (Surat Keputusan) kwartir Nasional ( tidak harus urut) 

D. STRUKTUR ORGANISASI RACANA: 

- Majelis Pembimbing terdiri dari : KAMABIGUS (REKTOR), KAMABIHAR(PR3), dan 2 PD3
- Dewan RACANA terdiri dari : KETUA, PA, WAKA,BENDAHARA, SEKRETARIS - RACANA putra dan putri itu terpisah, RACANA Putra (RACANA UIN SUNAN KALIJAGA), RACANA Putri (NYAI AGENG SERANG) 
1.Tugas PSDA
- menambah sumber daya anggota atau manusia dan meningkatkan kemampuan anggota diuar kepramukaan misalnya olahraga, seni, karya, dll  

2.Tugas TEKTRAM 
- menambah skill dan pengetahuan tentang kepramukaan  

3. Tugas UDRT
- Usaha Dana yaitu untuk mengusahakan dana,kedai, atribut sedangkan untuk Rumah Tangga yaitu menginventariskan semua kekayaan RACANA 

4. Tugas PM 
- mengadakan suatu kegiatan sebagai pengabdian masyarakat mislanya bazar di desa, dan idu adha (korban) - Diakhr kepengurusan itu biasanya diadakan MUSPAN (Musaywarah Pandega) yang agendanya terdiri dari: pembahasan GBHR (Garis Besar Haluan RACANA), pertanggung jawaban pengurus, dan pemilihan ketua.
- Pada MUSPAN itu terdapat tim Formatur yang terdiri dari: ketua baru (putra dan putri), ketua lama (putra dan putri),dan anggota. 

Tujuan di bentuknya tim formatur adalah untuk mencari orang yang tepat untuk menjadi pengurus, biasanya itu dipilih anggota ynag aktif dan mempunyai dedigasi yang tinggi, dan sebeum dipilih biasanya juga ditanyakan terlebih dahulu tentang kesediaannya untuk menjadi pengurus daamartian lain, tidak ada unsur paksaan. Setelah itu kemudian baru dilakukan pelantikan. 

E. Model pelatihan :  
  • Siaga yaitu  perindukan 
  • pasukan yaituPenggalang
  • Ambalan yaitu Penegak 
  • RACANA ( tingkat terakhir) biasanya pengulangan (materi dan Pandega praktek) Pembina pendamping biasanya pelatihannya itu mengenai microteaching yaitu mengenai cara-cara mengajar ke sekolah-sekolah. 
F. Prestasi yang di capai :
-Juara terfavorit sangga putra 2009 PDT ke 38 yang diseenggarakan oleh KWARCAB YOGJAKARTA 
- Juara II taffidz AL-Quran 2009 PW PTAI ke 9 -Juara I tekhnoogi tepat guna 2008 PW PTAI 
- Juara II lomba sketsa PW PTAI
- Dan ain sebagainya

ANALISIS PRINSIP MANAJEMEN UKM PRAMUKA No. AGENDA KEGIATAN DAN PELAKSANAAN 

 A. PLANNING
Perencanaan dalam rapat rutin itu dilaksanakan berdasarkan situasi dan kondisi tapi minimalnya itu 1 minggu sekali, sedangkan untuk rapat pengurus itu tidak terjadwal waktunya tapi yang pasti dilaksanakan (sebulan 2 kali), dan untuk workshop atau study banding itu jarang, tetapi sering menerima para pendatang studi banding. Dan untuk PRARAKER itu biasanya tidak sidang, cukup bertemu, berkumpul, dan membahas PROKER yang akan dibahas atau direncanakan kedepannya, biasanya PRARAKER hanya dihadiri oleh pengurus saja. Sedangkan untuk RAKER itu dihadiri oleh pengurus dan bersama anggota, hal-hal yang dibahas dalam RAKER biasanya meliputi: program kerja dan kebijakan-kebijakan. PROKER, Peno pengurus,pleno anggota,Harlah,TKTP,Muspan, DIKCAR, mading,buletin,Pembuatan website, senam dan olahraga,mikro teaching, revisi buku tekpram, lintas kota Yogyakarta, kedai,pembuatan kalender,pesona ramadhan, BAKSOS, idul adha. 

B. ORGANIZING 
Pengorganisasian di Pramuka khusus untuk surat keputusan itu yang berhak hanya pembina dan kamabigus, sedangkan untuk memo,notula dan koordinasi itu biasanya para pengurus dan anggota, sedangkan mengenai strukturnya secara kebutuhan itu sudah kompleks dan sudah memenuhi kebutuhan kerja.

C. ACTUATING 
 Kegiatan- kegiatan yang direncanakan sudah banyak yang teraksana sesuai dengan pembagian bidangnya masing-masing, mislnaya PSDA itu setiap tahunnya mampu menambah sumber daya anggota dan ammpu meningkatkan kemampuananggotanya diluar kepramukaan, terbukti dengan di menangkannya lomba tahfidz al-Quran, lomba sketsa, dsb, begituun pula dengan bidang-bidang lainnya seperti TEKPRAM, PM,UDRT, sudah banyak bukti sudah terlaksananya kegatan tersebut.
D. CONTROLLING 
Untuk mengontrol kinerja di pramuka dibentuk sebuah tim yang bernama tim LITEP yang berfungsi untuk mengontrol kinerja pengurus kepramukaan. Dengan adanya tim ini maka kinerja di kepramukaan itu dapat terkendali atau tidak. Dan untukmengontro kierja di pramuka juga biasanya dilaksanakan RAT (Rapat Akhir Tahun) sehingga dari situ akan terlihat bagaimana hasil kinerja kepramukaan itu selama satu tahun terakhir. 

Adapun tujuan atau arah kebijakan GBHR (Garis Besar Haluan Racana) yang terdapat pada RAT adalah untuk kaderisasi pembina pramuka dengan keterampilan, menyelenggarakan kepramukaan di gugus depan, mengamakan TRI BINA gerakan pramuka dan TRIDARMA perguruan Tinggi. 

Adapun pengendalian laporan panitia kegiatan ke universitas itu perkegiatan, dan rekap pada akhir kepengurusan. Sedangkan untuk sisitem pertanggung jawaban itu yaitu ketua yang bertanggung jawab terhadap sangga kerja dan koordinasai, sedangkan dewan itu tanggung jawab pembina. 

Prosfek ke depannya setelah mengikuti pramuka: 
- Bisa menjadi pembina pramuka
- Aktif di KWARTIR 
- Prestasi yang membanggakan ( ada yang naik haji dari pramuka)
- Dan lain-lain 

Kesan mas Dedi Gunawan (ketua Pramuka): “ yang pasti pramuka tidak menghambat study dan lebih bisa mendewasakan diri dengan kegiatan di alam” 

Harapan: 
- Komitmen anggot 
- Loyalitas anggota 
- Soidaritas -
Yang terpenting rasa kebersamaan



D. UKM KORDISKA PROFIL KORDISKA 

kordiska adalah kepanjangan dari korps dakwah islamiyah uin sunan kalijaga. kordiska berdiri pada 19 november 1989, latar berdirinya adalah kegelisahan mahasiswa UIN sunan kalijaga karena belum adanya UKM yang bergerak dalam wacana keislaman, ranah sosial. kordiska bergerak kedampingan masyarakat. profil kordiska sekarang : ketua umum : : Safaruddin ketua 1 : Arifatul rahman ketua 2 : Wida amanda sekertaris umum : ainun bendahara umum : Faturahman. 
 ketua 1 membawai kegiatan-kegiatan internal . 

kegiatan internal tersebut adlah sebagai berikut : 
1. Elsip : untuk wacan kordiska , seperti diskusi islam, sosial, dialog lintas agama, kunjungan instansi, dll. 
2. penerbitan : wilayah kepada journalistik. kinasih adalah buletin kordiska hasil dari journalistik warga kordiska. kegiatan ini ditujukan uktuk warga kordiska yang suka menulis.
3. PSDW : pengembangan sumber daya warga. bergerak untuyk sumber daya warga yang ada (minat, bakat, out bond, yasinan, curhat warga setian malam jumat ).

ketua 2 membawahi bidang-bidang eksternal: 
1. devisi anak asuh : kordiska mengurusi anak-anak asuh yang sekarang ad 36 anak asuh. kegiatan anak-anak asuh tersebut seperti TPA setiap hari selasa dan kamis jam 4 sore. kegiatan hari selasa adalah TPA baca iqRa atau Al-quran sedangkan untuk hari kamis adalah les mata pelajaran sekolah. kordiska juga menyumbang kan bea kordiska untuk anak asuh kordiska yang tidak mampu, sumbangan ini untuk sarana dan prasarana ank asuh kordiska.anak-anak asuh kordiska adalah anak0anak yang ada disekitar kampus UIN sunan kalijaga yaitu kampung Gowok.

2. Bang Da'i : lebih untuk anggota kordiska yaitu pelatihan retrika, bentuk kerja adalah untuyk mengisi khutbah salat jumat, pengajian pemaja masjid.setiap malam jumat kordiska juga melakukan yasinan setelah yasinan dilanjutkan dengan materi keagamaan dan dilanjut dengan curhat.
3. PM pendampingan masyarakat : bergerak di bidang kemasyarakattan , kordiska mempunyai desa binaan yaitu di kalasan, kali bening, masjid nurul jannah. kegiatan di desa binaan tersebut adalah :
a. setiap hari rabu dan sabru ada TPA untuk anak-anak.
b. malam minggu pengajian remaja. 
c. kegiatan PHBI d. lomba untuk anak-anak. selain itu kordiska juga mempunya SD binaaan yaitu SD n Nolobangsan Gowok, warga kordiska mengajar pada hari jumat jam 16.00 materinya adalah TPA yang diikiti siswa kelas 3,4,5. ketua umum mengurusi urusan managemen kantor, administrasi dengan universitas.

SISITEM PEREKRUTAN
setiap ada penerimaan MABA kordiska membuka stand, untuyk para maba yang ingn mendaftar menjadi anggota. untuk masuk menjadi anggota tidak langsung bisa masuk harus melalui seleksi salah satunya adalah test wawancara. kalau sudah diterima lalu ikut PDM ( pelatihan da'i mahasiswa) setelah itu pelatihan pengenalan-pengenalan kordiska. yang terakhir adalah pembaiyatan (peresmian masuk anggota kordiska ) untuk bisa menjadi pengurus maka harus sudah menjadi anggota kordiska selama 2 taun melalui korps-korps masing, setiap tahun berbeda pula korps nya. untuk ketua umum pemilihan melalui pemilihan (RAT )untuk struktur dibawahnya adalah wewenang dari ketua umum.devisi untuk 2 taun dan masa jabatan 1 tahun. 

PRESTASI YANG SUDAH DIRAIH 
prestasi kordiska kebanyakan adalah penghargaan-penghargaan, terutama penghargaan di bidang dakwah. ada juga prestasi lomba anak-anak. SK : surat keputusan kepengurusan di SK oleh rektorat UIN suanan kalijaga. untuk SK kegiatan di SK oleh pengurus kordiska. notulensi, surat, arsip ditangani oleh sekertaris. 

CONTROLING RAT : semua LPJ kepengurusan disampaikan pada seliruh warga kordiska. laporan LPJ berkala dari panitia ke pengurus, dari pengurus ke pihak universitas. 
OUT PUT KORDISKA berharap agar lebih bisa bersosialisasi paradikma keagamaan, bisa menghargai agama lain. progam besar kordiska adal dialaog lintas agama yang dihadiri oleh para tokoh agama.

TANGGAPAN Apresiasi masyarakat welcome, jadi masyarakat sudah mngetahui kordiska. UKM sangat perlu untuk mengembangkan bakat dan kreativitas mahasiswa, agar maha siswa lebih kritis dan produktif, menjaga nama baik uin. 





UKM KRS PMI UIN SUKA YOGYAKARTA
KSR PMI Unit VII UIN Sunan Kalijaga merupakan salah satu unit KSR PMI di lingkungan PMI Cabang Kota Yogyakarta dan merupakan salah satu UKM di lingkungan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
A.      Kegiatan indoor
1.       Pengurus Harian
Mengawasi setiap kegiatan dan sebagai pihak yang lebih bertanggung jawab, dan untuk mengawasi kinerja humas yaitu wakil ketua unit.
2.       Sumber Daya Manusia
·         Perekrutan anggota
·         Pendampingan anggota
·         Latihan rutin(biasanya dilaksanakan 1 bulan sekali )
Latihan disesuaikan dengan situasi dan kondisi dan meminta usulan dari anggota lainnya.
Latihan meliputi: PBT(Pasang Bongkar Tenda), pendalaman-pendalaman materi, perawatan keluarga, pertolongan pertama.
3.       Rutang
Bertugas untuk mengadakan bhakti posko, infentarisasi barang-barang, mengadakan acara(buka bersama, kumpul-kumpul)
4.       Humas
Bertugas dalam mempublikasikan KRS, membuat karya di madding (Akut U7).



A.      Kegiatan outdoor

Sebagai ujung tombak relawan PMI di Lingkungan Kota Yogyakarta, KSR PMI Unit VII IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berusaha untuk dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Aktifitas aktifitas yang berhubungan dengan hal ini antara lain adalah Pelayanan Pertolongan Pertama (PPPK dan P3B) 24 jam; Layanan informasi donor darah (24 jam); aksi donor darah (per 3 bulan); pemeriksaan golongan darah; pelayanan medis kepada civitas akademika dan masyarakat umum; Pembinaan PMR di beberapa sekolah (PMR MTsN Lab. Fak. Tarbiyah IAIN, PMR WIRA MAN Lab. Fak. Tarbiyah “IAIN, PMR WIRA MA Mu”allimat); Sosialisasi Pertolongan Pertama dan CBFA (Community, Based First Aid) kepada masyarakat melalui berbagai pelatihan beberapa organisasi ekstra kampus dan organisasi kepemudaan di Jogjakarta; Sosialisasi Hukum Perikemanusiaan Internasional (HPI) melalui mediamedia massa; dan Bakti sosial.
Selain kegiatan-kegiatan rutin tersebut, KSR PMI Unit VII IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta juga menyelenggarakan berbagai event kegiatan, baik dalam skala lokal maupun nasional, di antaranya :
1. Diklat Single Rape Technique se-Wilayah B (Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Kalimantan)
2. Bhakti KSR PMI Unit Perguruan Tinggi se-Indonesia
3. Kursus Diseminato Hukum PerikemanusiaaaInternasional se-Wilayah B
4. Red Cross Expo 2003
5. Seminar dan Lokakarya Nasional KSR PMI Unji Perguruan Tinggi


B.      Sistem Perekrutan
·         Membuka stand pendaftaran
·         Interview, dengan tujuan yaitu untuk mencari seberapa tahu para calon anggota KSR mengenai Kepalang Merahan, juga untuk mengetahui kepribadian, motivasi ikut dalam ukm KSR.
·         Pradiklat, memberi pendidikan dan materi-materi,simulasi, pengenalan.
·         Diklat, yang mencakup tes teori dan praktek.
·         Ujian sertifikasi, sebelum ujian sertifikasi terlebih dahulu harus pemagangan anggota dalam bentuk aplikasi.
·         Pelantikan unit, berisi dengan simulasi dan motivasi.
·         Menjadi anggota penuh anggota Yogyakarta
·         Pelantikan anggota penuh, sudah memiliki kewajiban dan hak anggota KSR.


C.     Model-model Pelatihan
Pendidikan dalam KSR PMI ini dilakukan dengan model “Pendidikan dan Latihan”, karena meliputi materi dan praktek dalam setiap tahapannya. Dengan model ini peserta akan dapat menguasai ilmu pertolongan pertama dan kepalangmerahan secara teoritis dan aplikatif. Tahap-tahap pendidikan yang diberikan dalam KSR PMI ini meliputi beberapa tahap, yaitu Tahap Pra-Diklat, Tahap Kenal Medan, Tahap Pemagangan, Tahap Gladi Lapangan dan Pelantikan, serta Tahap Spesialisasi (Pendidikan Tingkat Lanjut).



D.     Prestasi yang diraih
·         Lomba make up korban (10 Juni 2009) juara II
·          
ANALISIS PRINSIP KERJA
A.       Planning
·         Red cross expo ,bertujuan untuk lebih memeriahkan kegiatan tersebut dari kegiatan-kegiatan sebelumnya,dengan target anggota binaan.
·         Donor darah( 18 Maret 2011)
·         Seminar HPI (25 Maret 2011)
·          

B.       Organizing
Struktur organisasi KSR PMI UIN SUKA
1.       PMI Kota dan Rektor
2.       Pembina  ditentukan oleh Universitas
3.       Pengurus Harian
·         Ketua unit
·         Wakil ketua unit
·         Sekretaris I dan II
·         Bendahara
4.       Dewan Pertimbangan Pengurus(DPP)
Mengurus berbagai  bidang;
·         SDA
·         Humas, yang terdiri oleh anggota unit, anggota penuh, anggota alumni.
·         Rutang

C.      Actuating
Aktifitas aktifitas yang dilakukan  adalah Pelayanan Pertolongan Pertama (PPPK dan P3B) 24 jam; Layanan informasi donor darah (24 jam); aksi donor darah (per 3 bulan); pemeriksaan golongan darah; pelayanan medis kepada civitas akademika dan masyarakat umum; Pembinaan PMR di beberapa sekolah (PMR MTsN Lab. Fak. Tarbiyah IAIN, PMR WIRA MAN Lab. Fak. Tarbiyah “IAIN, PMR WIRA MA Mu”allimat); Sosialisasi Pertolongan Pertama dan CBFA (Community, Based First Aid) kepada masyarakat melalui berbagai pelatihan beberapa organisasi ekstra kampus dan organisasi kepemudaan di Jogjakarta; Sosialisasi Hukum Perikemanusiaan Internasional (HPI) melalui mediamedia massa; dan Bakti sosial.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berorganisasi, meningkatkan kemampuan ke-PMI-an dan Keintelektualan serta sosialisasi peran dan fungsi KSR terhadap masyarakat.Kegiatan tersebut telah sesuai dengan misi  KRS PMI.



D.      Controlling
Untuk mengontrong setiap kegiatan maka diadakan LPJ(Laporan Pertanggung Jawaban) baik pengurus atau pada saat ada kegiatan, juga membuat laporan untuk universitas dalam pemakaian dana.


 SARAN: Untuk UKM KSR PMI UIN SUKA
Lebih dikembangkan lagi organisasinya dan ditambah lagi anggotanya, dan sukses selalu.